kisah inspiratif khalifah Umar Bin Khattab
Setelah memasukkan pedangnya ke warangka, umar bin khattab mengikatkan senjata itu di pinggang. Sebuah busur panah ia selendangkan di punggung. Di tangan kirinya tergenggam sebuah anak panah runcing dan tajam. Di tangan kanannya ia memegang tongkat yang ukurannya cukup panjang. Sejenak Umar memandangi pintu rumah nya yg sudah tertutup. Setelah mendesah panjang, laki2 yg dijuluki Rasulullah saw dengan al faruq itu segera bergegas menuju ka'bah. Disaksikan sekelompok pemuka kafir quraisy, ia thawaf mengitari baitullah dengan tenang tanpa rasa takut sedikit pun. Selesai melaksanakan thawaf, ia letaKan pedang, busur dan tongkatnya di tanah, lalu melaksanakan shalat 2 raka'at. Para pemuka quraish hanya memandang sinis apa yg dilakukan umar. Tak seorang pun dari mereka...